12 June 2021

Awal Cerita



Ketika alam berbicara tak ada satupun yang bisa menahannya, hanya kehendak Sang Pencipta lah, hanya karena-Nya alampun bisa bercerita. tidak kah ku lihat ketika lambaian pepohonan ditiup angin, mereka bergoyang berirama, bersuara gemerisik, bersinggungan, tapi tetap pada tempatnya. Suara mereka tak dimengerti. tapi jika di telaah, di dengarkan dengan seksama, mendengarkan melalui logika dan hati, semuanya itu bercerita tentang sang Pencipta mereka. 

Dan ingatkah aku, ketika dunia ini penuh desakan, aku dapat melihat betapa aku dengan angkuhnya berjalan di bumi ini, lupa akan segalanya, lupa akan jati diri dan asalku sendiri, selalu mengejar yang sia-sia, tak seperti pohon-pohon itu. 

Mereka berirama harmonis, selalu pada tempatnya. Aku hampir lupa siapa diri ku, siapa sahabat ku. Aku lupa pemilik ku. Jasad ini, daging, tulang, darah yang berada didalamnya hanyalah wadah atau tempat yang dipinjamkan, semuanya akan membusuk, hilang bercampur kembali dengan debu dan tanah. Unsur-unsur jasad ini semuanya berasal dari alam. Tanah, air, udara, api, mereka sahabat ku. sedangkan inti dari tubuh ku adalah ghaib (tak terlihat) yaitu ruh. Unsur ilahiah yang tak terlihat, aku tidak tahu bendanya seperti apa, aku tidak bisa melihatnya, memegangnya, aku hanya merasakannya. 

Meski secara lahiriah ku tidak pernah tahu, apa sebenarnya diri ku ini. Aku hanya tahu, perwujudan diri ku ketika bercermin, lalu setelah mati, jasad ku hilang, dapatkah aku melihat wujud asli ku? Manusia akan tersadar ketika kematian datang, dan Ruh melayang melihat sekujur jasad terbaring, terbujur tak berdaya, Ruh bagaikan asap tak terlihat, aku bingung, aku ketakutan, aku meratap memanggil-manggil jasad ku sendiri, aku tiada. 

Di situ Aku akan tahu siapa diri ku, dan siapa yang Aku butuhkan saat itu, saat kematian datang. Logika kadang bertentangan dengan nurani, terkadang Aku merasa pintar, aku tidak pernah tahu kepintaran ku dapat berasal dari mana, tapi ketika nurani berkata aku ada yang memiliki, aku ada yang memberi, aku ada yang mengajari, lalu siapakah itu?... nurani selalu bertanya dan mencari, dan nurani akan berkata sebenar-benarnya aku bodoh tak tahu apa-apa.....


 -- Posting oleh EKA (VHALLE) APRILIAWAN SUBAGJA ke catatan harian pada 11/08/2013 12:29:00 PM

02 June 2021

Menyisir Pakuhaji dan batu arca

Postingan kali ini sebuah petualangan alam, menyisir pedesaan tepatnya di Kp. Dukuh Desa Mekarjaya Kecamatan Cigudeg. Awal mula penelusuran ketikan keponakan saya Dicky(oncom) merekomendasikan petualangan unik di daerahnya, segera kamipun berangkat ketempat tersebut. Catatan ringan ini hanya sekedar informasi atau jurnal harian pada kegiatan kami. Pakuhaji adalah sebuah tempat unik dimana di sana banyak terdapat batu-batu alam yang tersebar dan tersusun rapi secara alami, dari mulai yang terkecil sampai besarnya sebesar rumah, dan yang paling unik menurut saya ada sebuah batu datar di puncaknya berbentuk seperti Altar. Konon menurut masyarakat sekitar altar tersebut merupakan sebuah pelaminan, uniknya lagi masih menurut warga pada waktu-waktu tertentu kadang terdengar suara seperti gamelan atau orang takbiran.Dinas Kebudayaan dan Pariwisatapun pernah kesana untuk meneliti asal muasal batu, sejarah, dan lainnya. tetapi sampai saat ini belum ada keterangan yang jelas dari Dinas kebudayaan dan Pariwisata tersebut. Beranjak ke arah selatan terdapat batu arca. Batu arca ini berbentuk seorang perempuan tergeletak di tengah sungai kecil, dan kondisinyapun sudah mulai terkikis air sungai. Dahulu katanya masih terletak dipinggir sungai, dan terseret arus sungai yang meski kecil tapi lumayan deras menjadi kesebelah tengah. Disana juga masih terdapat batuan fosil kayi, dan daun yang masih jelas terlihat disepanjang sungai. Tepat dipinggir sungai terdapat sebuah batu besar yang terlihat menggantung dan membentuk gua kecil. Jadi itulah penulusuran kami tentang Pakujahi dan Batu Arca Kp.Dukuh Desa Mekarjaya-Cigudeg. Jika saja benar batu-batuan tersebut peninggalan purbakala mestilah kita menjaga dan merawat kelestariannya, semoga saja kedepan ada peneliti lagi untuk daat menjelaskan lebih detail lago tentang batu-batuan tersebut. Akhir kata jika ada kesalahan kata dsn pengungkaan narasi mohon diluruskan di kolom komentar, berikut kami sertakan video penelusuran kami.


 link youtube :
https://youtu.be/mZhEXI7JObo

12 November 2013

Photoshop itu menyenangkan ...

Hmmm .... postingan kali ini saya bahas sedikit tentang cara berkreasi mengisi waktu luang depan komputer. 
Kegiatan menghibur diri itu bukan hanya dengan mendengarkan musik, bermain game, apalagi sampe liat video (***$&...dgbnd... whatever lah .. ) hehehhehe. menurutku lebih menyenangkan dengan sedikit berkreasi, bukan hanya menyegarkan otak tapi juga nambah sedikit pengetahuan.

Sebenarnya bermain-main dengan photoshop susah-susah gampang, sama saja dengan bermain game kita perlu sedikit improvisasi, dan imaginasi. Kita perlu tahu tools apa saja yang kita butuhkan, bahan-bahan yang akan di eksekusi.

04 November 2013

Beranda

      Sekedar Catatan harian, yang dialami yang sengaja disimpan buat sharing unek-unek, pengalaman, ilmu, cita-cita, apa saja yang ada. sekedar berbagi semoga saja bermanfaat bagi yang membacanya, terutama buat saya sendiri sebagai bahan evaluasi hidup dan bisa memperbaiki setiap langkah.

      Semoga pembaca merasa puas dan dapat mengambil hikmahnya, mohon dimaklumi jika blog ini masih banyak kekurangan silahkan memberikan kritik dan sarannya. Dan maaf jika ada koment atau pun postingan yang tidak bisa saya tampilkan dikarenakan alasan tertentu, bisa itu karena entri yang kepenuhan ataupun ada hal tidak pantas saya tampilkan.

      sekali lagi mohon kritik dan sarannya, mari kita berbagi untuk kemajuan bersama.

Wassalam.



03 November 2013

Andai saja waktu itu...


21 Agustus 2009 pukul 0:38
Mencoba kembali mengingat separuh kisah ku yang hilang...sulit, sakit kepalaku. Sudah bertahun aku simpan ini, seakan aku bukan diriku, separuh dari kisah ku hilang aku tak ingat. Bila ku ingat aku seperti meracau, seperti orang dungu... kata-kataku terdengar lucu dan menyebalkan.

Serasa baru kemarin hingar bingar hidupku terdengar, kini entah yang telah aku lalui aku tak ingat, entah mungkin aku terlupakan oleh zaman. Sekedar bersenandung dalam riuhnya mimpi dunia, aku kembali mengingat untuk ku ceritakan nanti pada anak-anakku.